Sejarah

Bagia pertama :
pertama ada dikota SMD saya datang untuk sekolah masuk di SMK. waktu berangkat dari kampung halaman saya diBulungan Desa long peso saya hanya dikasi uang 1000.000 uda dengan uang bayar kendaran dari kampung sampai kekota KAB dengan diteruskan ke SMD dan uang makan. waktu itu  saya naik Bus dari Tanjung selor ke SMD itu sekitar tahun 2008, perjalanan yang panjang dan menantang cukup membuat pusing karna jarak tempuh yang cukup jauh danlagi itu pertama kali saya keluar dari desa dan langsung menuju ibu kota Kalimantan Timur. jalan dari utara ke timur rusak parah itu membuat kita harus berjaga-jaga karna kadang ada tebing yang curam dan takut adanya longsor. selama perjalanan saya mabuk dan pusing, siang hari jam 2 tibalah saya di kota SMD, sungguh mengejutkan karna SMD tidak seperti dalam imajinasi saya waktu di kampung dulu, karna waktu itu menurut saya kota itu penuh dengan bangunan yang tinggi rapi bersih dan tertata, cukup kaget karna tidak seperti yang saya pikirkan. waktu ada di SMD kk saya langsung ajak ke universitas untuk menemani dia mendaftar ulang kuliahnya. setelah itu kk saya menawarkan sekolah apa yang saya inginkan, saya memilih smk IT waktu itu. tiba juga di rumah kakak sepupu saya, tapi tetap tidak terbiasa rasanya dengan mereka karna hampir tidak mengenal sepupu sendiri, jadi yang saya rasa waktu itu hanya malu-malu. hanya berselang satu hari saya langsung di ajak kerja oleh kk saya sendiri di toko roti yang merupakan kepala sekolah. tempat saya bekerja dan tinggal, mereka sangat baik saya diperlakukan dengan baik diberi kamar dan makan yang cukup. mereka bayar saya waktu itu hanya 350.000 perbualan, 100.000 di tahan untuk bayar sekolah saya, karna bos saya kepala sekolah jadi dia yang mengatur pembayaran sekolah saya. uang yang saya pegang waktu itu 250.000 saja hitung-hitung lumayanlah buat mencukupi diri di kota. sangat kaget waktu itu karna kerja dari jam 6:00 pagi sampai jam 12 :00 siang trus langsung menuju sekolah saya. bukannya yang ada semangat malah ngantuk di sekolahan, tapi tetap berusaha untuk mengikuti pelajaran sekolah waktu itu. penyesuai di sekolahpun cukup menjadi tantangan baru karna tidak ada yang saya kenal tapi lama-lama saya bisa membaur dengan teman-teman waktu itu. dan pada akhirnyapun saya punya teman.

tapi selama disekolah tidak semuanya berjalan mulus. waktu itu saya sempat berkelahi yang awal masalahnya karna saya berteman dengan seorang wanita dan ternyata wanita tersebut memiliki pacar. tapi pria tersebutlah yang pertama menyerang saya dan saya tidak membalas karna waktu itu saya takut. langkah awal yang saya buat langsung melapor pada kepala sekolah.

saya          : pak saya dipuku teman?
KAPSEK : siapa yang mukul kamu?
saya          : X pak.
Kapsek     : baik ayo kita datangi dia.
sangat rame sekolah waktu itu atas kejadian begitu karna kepala sekolah kami langsung turun dan mencari si siswa X  tersebut. akhirnya kami di bawa ke dalam kantor sekolah dengan tegas Kepala sekolah kami mengatakan kepada siswa X.
kapsek : kenapa kamu pukul?
siswa X : dia dekati pacar saya pak.
kapsek : loh emang kalian suda nikah? tidak ada itu, tidak ada mainpukul di seklohan ini, besok kamu pindah kelas, kamu masuk kekelas Manajemen keuangan(itu semuanya wanita dalam kelas tersebut) biar kamu puas sama wanita.

orang tua siswa x pun ikut campur karna suda tiba disekolah waktu itu dia minta keringanan uantuk anaknya tapi sekali lagi kepala sekolah kami mengatakan “tidak bisa pak ini peraturan sekolah”

0 komentar:

Post a Comment